Cintajakarta’s Weblog


NASIB TOKO INDUSTRI BUDAYA
Februari 19, 2008, 1:29 pm
Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori

Jika Anda sering melewati kawasan Casablanca ke arah Sudirman, tepatnya di sebelah kiri setelah pertokoan ITC Casablanca atau Mega Kuningan, pasti ada yang menarik perhatian, khususnya jika Anda peduli dengan kota kita terutama tentang kebudayaannya. Ternyata Jakarta memiliki produk kerajinan yang layak dikedepankan. Di ruang pamer sekaligus toko itulah berbagai kerajinan khas Jakarta itu dipertontonkan. Mulai dari pakaian khas, pernak-pernik, dan banyak lagi. Saya yakin orang Jakarta tulen (yang lahir di Jakarta maksudnya) jugakaum pendatang yang sudah lama tinggal, pasti terkaget-kaget karena kota kita punya produk budaya.

Fisik ruang pamer itu memang terkesan apa adanya. Bandingkan lah dengan potret produk fisik budaya Jakarta yang metropolis ini. Sungguh seperti bumi dan langit. Gedung-gedung pencakar langit yang serbagelas, tinggi menjulang, dan mencitrakan budaya kelas tinggi kontras dengan ruang pamer yang sebenarnya seperti etalase kebudayaan tradisional Jakarta.

Jakarta menjajakan budaya sebagai salah satu aset wisatanya. Produk kerajinan apa pun bentuknya (menjiplak atau tidak) adalah cindera mata paling populer bagi kaum turis. Saya rasa semua negara atau kota yang memiliki ciri khas dan keunikan akan memanfaatkannya sebagai sebuah cindera mata. Tapi ketika Anda ke Jakarta, sebuah kaos bertulis “JAKARTA” mungkin sangat susah ditemui, seperti halnya BALI, YOGYA (dengan dagadunya), SINGAPURA, BANGKOK, atau begitu mudahnya mencari kaos bertulis I LOVE NY. Semua tahu bahwa kotanya punya ciri dan hal itu adalah aset.


Belum Ada Tanggapan sejauh ini
Tinggalkan komentar



Tinggalkan komentar
Baris dan paragraf terpisah secara otomatis, alamat email tidak akan ditampilkan, kode HTML diperbolehkan: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>